Asmat, RakyatBicara. Net;– Usai resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Barisan Merah Putih (BMP) Kabupaten Asmat), para pengurus baru langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu lama, pagi itu mereka menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dan penyerahan santunan bagi keluarga korban penembakan di dan dampak kerusuhan Jalan Dolog, Agats, serta keluarga yang terdampak kerusuhan beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara BMP Asmat dan Komunitas Medik Katolik Indonesia (KMKI) Keuskupan Agats. Sejak pagi, masyarakat tampak antusias datang ke lokasi. Tak hanya warga umum, sejumlah pastor, suster, dan tokoh masyarakat Asmat juga ikut memeriksakan kesehatan mereka. Semua dilayani dengan ramah oleh tenaga medis yang sudah disiapkan panitia.
Selain pelayanan kesehatan, BMP Asmat juga menyalurkan 100 paket sembako kepada warga terdampak. Penyaluran ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD BMP Papua Selatan, didampingi Ketua DPC BMP Asmat, Bruno Yitakap.
Para pengurus yang baru dilantik semuanya putra-putri asli Asmat menyambangi satu per satu keluarga penerima bantuan. Mereka datang dengan sapaan akrab, menyalami warga, dan memberikan penguatan kepada keluarga yang masih mengalami trauma pasca peristiwa memilukan tersebut.
Menariknya, perhatian mereka tidak hanya tertuju kepada warga asli Asmat. Kios-kios milik warga pendatang yang juga terdampak turut disambangi dan diberikan paket sembako. Dalam suasana penuh kehangatan, warga menyampaikan ucapan terima kasih dan saling memohon maaf, menandai semangat kebersamaan dan persaudaraan di tanah Asmat.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPC BMP Asmat, Bruno Yitakap, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan memang tidak seberapa nilainya, namun memiliki makna mendalam.
“Bantuan ini kecil nilainya, tapi kehadiran kami hari ini adalah bentuk kasih dan penyemangat bagi keluarga yang sedang berduka dan trauma. Kami ingin menunjukkan bahwa orang Asmat selalu baik kepada siapa pun, termasuk keluarga Nusantara. Semua yang ada di Asmat adalah saudara kami,” ujar Bruno dengan penuh haru.
Kegiatan bakti sosial ini menandai langkah awal pengurus baru BMP Asmat untuk hadir di tengah masyarakat dengan semangat solidaritas, persaudaraan, dan kemanusiaan.
Dengan dimulainya kegiatan ini, BMP Asmat berharap dapat menjadi wadah kebersamaan bagi seluruh komponen masyarakat Asmat tanpa memandang suku, agama, maupun asal daerah—sebagai wujud nyata dari semboyan “Merah Putih untuk Semua.”




