BERITA

    Terbit Okt 01, 2025

     

     

    Asmat, RakyatBicara. Net – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Ditjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial tingkat nasional bersama Tim Terpadu Provinsi Papua Selatan secara virtual, Rabu (1/10/2025). Rakor ini digelar menindaklanjuti peristiwa konflik di Kabupaten Asmat pada 27 September 2025.

     

    Agenda utama pertemuan yakni membahas penanganan pengungsi dari tenaga pengajar dan tenaga kesehatan, serta tindak lanjut pemulihan kondisi sosial masyarakat di Asmat.

     

    Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, bersama sejumlah kepala OPD mengikuti rapat virtual dari Media Centre Dinas Infokom Kabupaten Asmat. Berbagai laporan perkembangan disampaikan, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama.

     

    Direktur Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Ditjen Polpum Kemendagri, Anug Kurniawan, memberikan apresiasi terhadap langkah cepat Pemerintah Kabupaten Asmat yang dinilai mampu mengendalikan situasi pascakonflik.

     

     “Saya ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan seluruh jajaran atas gerak cepat dalam penanganan konflik sehingga situasi dapat terkendali. Penanganan yang diperkirakan lama justru bisa lebih cepat,” kata Anug.

     

    Selain pemerintah pusat, rapat juga diikuti berbagai unsur daerah, di antaranya Wakil Gubernur Papua Selatan, Danrem 174/Anim Ti Waninggap, Dandim 1707/Merauke, Kapolres Asmat, Binda Papua, Dinas Sosial P3A Papua Selatan, Dinas Kesehatan dan Pendidikan Kabupaten Asmat, hingga perwakilan Polda Papua.

     

    Pemerintah menegaskan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat agar proses pemulihan berjalan efektif, terutama dalam menjamin keberlangsungan layanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat Asmat.

    Terbit Sep 28, 2025

    Asmat RakyatBicara. Net ; Prosesi pemakaman almarhum Irenius Yirani Bawataipot, korban penembakan yang dilakukan oleh oknum Satgas 123/Rajawali, berlangsung haru di Agats. Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, hadir langsung dalam upacara duka tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus seruan damai bagi seluruh masyarakat.

     

    Dalam pernyataannya, Bupati Safanpo menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden yang mengguncang ketenangan warga. Ia menuturkan bahwa saat kejadian, dirinya sedang melaksanakan kunjungan kerja di Soator dan Siret, namun segera berkoordinasi setelah menerima informasi dari Pastor Innocentus Rettobjaan.

     

    “Penembakan terhadap orang dalam kondisi mabuk adalah tindakan yang sangat disesalkan. Hal ini melukai hati masyarakat dan mengganggu ketentraman di Asmat,” tegasnya. Safanpo menambahkan, TNI seharusnya berfokus pada pertahanan negara, sementara penegakan hukum sipil merupakan kewenangan Polri.

     

    Ia menilai peristiwa tersebut meninggalkan luka fisik sekaligus batin yang mendalam. Karena itu, ia meminta agar penempatan Satgas di Agats ditinjau kembali, mengingat kerap muncul keluhan tindakan berlebihan. “Karena pelaku berasal dari institusi militer, maka proses hukum harus dilakukan melalui peradilan militer. Pemerintah daerah juga akan melaporkan kasus ini ke Kementerian HAM sebagai dugaan pelanggaran HAM berat,” ujarnya.

     

    Sebagai bentuk empati, Bupati menyerahkan santunan sebesar Rp150 juta kepada Anselmus Asea, ayah korban. Ia menegaskan bantuan itu bukan ganti rugi, melainkan wujud belasungkawa dari pemerintah daerah.

     

    “Atas nama Pemerintah Kabupaten Asmat, DPRD, dan Polri, kami menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga. Saya berharap kasus adik Irenius menjadi yang terakhir, agar tanah Papua tidak terus basah oleh air mata dan darah,” ucap Safanpo.

     

    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Uskup melalui Pastor Inno, tenaga medis, serta semua pihak yang turut membantu penanganan peristiwa ini.

     

    Menutup pernyataannya, Safanpo mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merawat persatuan. “Marilah kita kembalikan Asmat seperti dahulu: penuh dengan ketentraman,” pungkasnya.

    Terbit Sep 28, 2025
    Asmat, RakyatBicara. net — Suasana duka menyelimuti kompleks Dolog, Agats, Kabupaten Asmat, (28/09/2025) ketika ratusan orang mengiringi prosesi pemakaman almarhum Irenius Yirani Bawataipot, korban penembakan oleh oknum Satgas 123/Rajawali. Prosesi yang berlangsung penuh haru ini juga diwarnai dengan upacara adat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum.
     
    Dalam kesempatan itu, Paulus Fatok yang mewakili keluarga korban menyampaikan sejumlah tuntutan. Ia menegaskan bahwa keluarga meminta keadilan atas peristiwa tragis tersebut.
     
    Adapun tuntutan yang disampaikan keluarga korban antara lain:
     
    1. Menuntut uang tebus darah sebesar Rp10 miliar atas kematian korban Irenius.
    2. Anggota keluarga korban yang berminat masuk TNI atau Polri harus diprioritaskan dan diluluskan.
    3. Pihak keamanan diharapkan menangani masyarakat yang dipengaruhi alkohol sesuai ketentuan hukum tanpa tindakan penembakan.
    4. Tidak boleh ada satgas yang datang bertugas di Kabupaten Asmat karena wilayah ini disebut sebagai “Tanah Damai”.
     
     
    Meski dalam suasana duka dan kekecewaan, keluarga korban juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah serta aparat penegak hukum yang hadir dalam prosesi pemakaman. 
     
    Prosesi pemakaman berjalan dengan tertib, meski penuh emosi dan keprihatinan. Warga yang hadir tidak hanya datang untuk mengantar almarhum ke peristirahatan terakhir, tetapi juga untuk menunjukkan solidaritas dan rasa persaudaraan di tengah peristiwa yang mengguncang masyarakat Asmat.

    Terbit Sep 13, 2025

     

    Asmat RAkyatBicara ; – Sejumlah tokoh adat di Kabupaten Asmat menerima dukungan dari pemerintah pusat berupa motor listrik, profil tank, bantuan modal usaha sembako, serta program rehabilitasi rumah. Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada jajaran pimpinan lembaga adat Asmat.

     

    Bantuan diterima oleh Ketua Lembaga Musyawarah Adat Asmat (LMAA), David Jimanipits; Ketua Lembaga Adat Asmat, Antonius Cosomanam; Sekretaris LMA, Kaspar Matmak; Ketua Lembaga Adat Rumpun Bismam, Feliks Owom; serta Ketua Pemuda Rumpun Betsmub, Herman Bay Thomoyanmuk. (09-11/09/2025). 

     

    Ketua LMAA, David Jimanipits, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat adat Asmat.

     

    1000380785

    "Saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membantu kami. Saya tidak duga ada perhatian dari pemerintah. Ini bentuk dukungan kepada kerja-kerja lembaga adat. Dormom," ujar David.

     

    David juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program pemerintah pusat yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat adat. Menurutnya, dukungan tersebut akan memperkuat peran lembaga adat dalam menjaga nilai-nilai budaya sekaligus mendukung kesejahteraan warga.

     

    Bantuan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi masyarakat adat, meningkatkan fasilitas kehidupan sehari-hari, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan lembaga adat di Papua Selatan, khususnya Kabupaten Asmat.

    Terbit Sep 02, 2025

    Presiden Prabowo Subianto menjenguk masyarakat dan polisi korban aksi demonstrasi yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat 1 R. Said Sukanto Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin, 1 September 2025. 

     

    Kehadiran Kepala Negara di rumah sakit bukan hanya untuk melihat kondisi fisik para korban, tetapi juga untuk memberi dukungan moral kepada keluarga mereka, orang tua mereka, anak mereka. 

     1000371163

    Presiden Prabowo juga menyampaikan rasa keprihatinan mendalam terhadap puluhan korban yang harus mendapat perawatan medis. Bahkan, ada korban yang harus menjalani operasi besar, mulai dari pemasangan tempurung kepala titanium, penyambungan tangan, hingga kerusakan ginjal akibat tindak kekerasan.

     

    Di Rumah Sakit Bhayangkara ini terdapat 43 orang yang ditangani. Korban yang masih dalam perawatan berjumlah 17 orang, terdiri dari 14 anggota kepolisian dan 3 masyarakat sipil, sementara puluhan lainnya telah diperbolehkan pulang.

    Sumber Facebook

    Satkab RI

    — TIW —

    Terbit Sep 01, 2025

    Papua selatan, RBN - ; Di tengah maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia yang berujung pada tindakan anarkis, pembakaran, hingga penjarahan, Kepala Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Selatan, Yoseph Yolmen, menyerukan agar situasi kondusif yang selama ini terjaga di Papua Selatan tetap dipelihara.

     

    Yoseph menegaskan bahwa Papua Selatan merupakan tanah yang damai, dan kedamaian itu harus terus dijaga bersama.

     

     “Kita di Papua Selatan selama ini sangat aman dan kondusif. Olehnya, tanah yang damai tersebut harus terus dirawat serta dipelihara dengan sebaik mungkin dari waktu ke waktu,” ujar Yolmen seperti dikutip dari suryapapua.com

     

    Menurut Yoseph, jika ada persoalan atau aspirasi dari masyarakat, sebaiknya disampaikan dengan cara yang bijak dan beretika. Hal ini, katanya, penting demi menjaga stabilitas daerah serta keharmonisan antarwarga.

     

    Ia menekankan bahwa kelancaran roda pemerintahan dan aktivitas ekonomi rakyat sangat bergantung pada keamanan wilayah. “Ketika ada kerusuhan, tentu perekonomian tidak berjalan baik. Orang takut melakukan aktivitas,” jelasnya.

     

    Lebih lanjut, Yoseph mengingatkan pentingnya toleransi dan persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

     

    “Kita boleh berbeda, namun harus diakui kita adalah bagian dari NKRI—harga mati yang harus dijaga toleransinya,” tegasnya.

     

    Imbauan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Papua Selatan agar senantiasa menjaga suasana aman dan damai, sehingga pembangunan dan kesejahteraan rakyat dapat terus berlanjut tanpa hambatan.

    Terbit Aug 27, 2025

    Jakarta, RakyatBicara ;- Presidan Prabowo Subianto menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan.

    “Bapak Presiden sudah mendapatkan laporan dan beliau menyampaikan bahwa itu ranah hukum, beliau menghormati proses di KPK,” ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam pernyataannya di Ruang Wartawan, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (21/08/2025).

    Mensesneg menambahkan, Presiden mempersilakan KPK untuk menjalankan proses hukum sebagaimana mestinya terhadap Immanuel, dan apabila yang bersangkutan terbukti bersalah, pemerintah akan segera melakukan pergantian.

    “Dipersilakan untuk proses hukum itu dijalankan sebagaimana mestinya. Dan, apabila nanti terbukti, maka akan secepatnya dilakukan pergantian,” ujar Mensesneg.

    Mensesneg pun menekankan kembali pesan Kepala Negara kepada setiap pejabat pemerintahan untuk senantiasa berhati-hati dan tidak menyalahgunakan jabatan yang diemban.

    “Berkali-kali diingatkan oleh Bapak Presiden kepada kita semua, bahwa kita perlu untuk terus berhati-hati. Semangat kita adalah semangat untuk tidak menyalahgunakan amanah yang diberikan kepada kita semua,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Mensesneg juga menegaskan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi, yang dimulai dari para pejabat pemerintahan. Mensesneg mengakui, pemberantasan korupsi masih menjadi persoalan atau PR besar dalam pemerintahan.

    “Dengan kejadian ini akan semakin keras kita memberikan dan mengingatkan kepada seluruh seluruh jajaran, tidak hanya kepada kabinet,” tegas Mensesneg.

    Tak hanya mengenai pemberantasan korupsi, imbuh Mensesneg, Presiden Prabowo juga mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak menyampaikan pernyataan yang dapat menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

    “Berkali-kali beliau juga sudah menyampaikan kepada seluruh (jajaran), terutama anggota kabinet, untuk terus menjaga semangat pemberantasan korupsi di dalam melaksanakan tugas-tugas kesehariannya, selain dalam hal menyampaikan statement-statement yang tidak membuat gaduh di masyarakat. Jadi, dua hal ini selalu terus-menerus diingatkan oleh Bapak Presiden sebagai bagian dari warning kepada kita semua,” pungkas Mensesneg.

     

    𝙎𝙪𝙢𝙗𝙚𝙧 

     (FID/DND/UN – Humas Kemensetneg)

    Terbit Aug 27, 2025

     

     
    Agats, RakyatBicara.Net ;– Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan arahan kepada peserta Tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan peserta Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I yang berlangsung di Lapangan Yos Sudarso Agats.
     
    Dalam arahannya, Bupati memberikan informasi penting mengenai jumlah formasi CPNS tahun 2024. Kabupaten Asmat mendapatkan 248 formasi, yang terdiri dari 198 orang (80 persen) Orang Asli Papua (OAP) dan 50 orang (20 persen) formasi umum. Dari total formasi tersebut, tercatat 2.068 peserta yang mendaftar.
     
    Dari hasil seleksi, jumlah peserta yang dinyatakan lulus untuk formasi OAP mencapai 189 orang (76 persen), sementara untuk formasi umum hanya 17 orang (7 persen). Adapun formasi yang masih kosong tercatat 9 formasi OAP (4 persen) dan 33 formasi umum (13 persen).
     
    Selain itu, untuk formasi PPPK tahap I, Kabupaten Asmat mendapat 180 formasi yang terdiri dari tenaga guru, tenaga kesehatan, dan tenaga teknis. Dari jumlah tersebut, peserta yang dinyatakan lulus meliputi:
     
    Guru: 93 peserta lulus, 7 formasi kosong.
    Tenaga kesehatan: 31 peserta lulus, 19 formasi kosong. Tenaga teknis: 29 peserta lulus, 1 formasi kosong.
     
    Bupati Thomas menyampaikan bahwa terkait formasi yang masih kosong, saat ini pemerintah daerah masih melakukan konsultasi lebih lanjut.
     
    Bupati pun mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi dan resmi bergabung sebagai bagian dari Pemerintah Kabupaten Asmat.
     
    “Selamat kepada para peserta yang lulus. Mari bersama-sama kita bekerja membangun Asmat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Tahun ini kembali direncanakan akan dibuka seleksi CPNS, sehingga masih ada kesempatan untuk mencoba lagi,” ungkap Bupati.
     
    Acara ini menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam mendorong keterlibatan masyarakat, khususnya OAP, dalam birokrasi pemerintahan.
     
    Diketahui penguman hasil seleksi SKB dan Hasil PPPK tahap I akan dilaksanakan pada 28 Agustua 2025 yang bertempat di lapangan Yos Sudarso dan Kantor BKPSDM.

    Terbit Aug 25, 2025

     

    Asmat, RBN ;-  Kehadiran Satgas Yonif 123/Rajawali di tanah Papua Selatan disambut penuh kehangatan. Senyum tulus warga mengiringi kedatangan prajurit TNI di Pos Asgon, Tomor, dan Bade, Senin (25/8/2025), sebagai tanda persaudaraan dan harapan akan rasa aman yang lebih kuat.

     

    Selama 12 bulan penugasan, Satgas Rajawali akan menjalankan berbagai program yang dekat dengan masyarakat. Mulai dari membantu aktivitas sehari-hari, memberikan layanan kesehatan, hingga menjaga keamanan melalui patroli rutin di sekitar pos.

     

    1000362904

     

    Warga setempat menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Satgas. Mereka menilai keberadaan prajurit Rajawali tidak hanya menghadirkan rasa aman, tetapi juga membawa energi baru bagi kehidupan sehari-hari.

     

    Satgas Yonif 123/Rajawali pun menegaskan komitmennya untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati. Prajurit bertekad menjaga ketertiban, memperkuat kerja sama, sekaligus menjalin hubungan persaudaraan yang erat dengan masyarakat.

    1000362906

    Dengan sambutan hangat tersebut, Satgas Rajawali optimistis mampu memberi kontribusi positif bagi warga di sejumlah Pos di Papua Selatan, bukan hanya lewat tugas pengamanan, tetapi juga lewat kebersamaan dan pelayanan yang nyata di lapangan.

    Please publish modules in offcanvas position.