Laporan: Bruno Jitakap
Agats, RBN – Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menggelar peletakan batu pertama atau penanaman umpak pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Kaye, Distrik Agats, Selasa (24/02/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pembangunan kawasan nelayan terpadu sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendorong kesejahteraan nelayan dan memperkuat sektor perikanan di seluruh wilayah Kabupaten Asmat.
“Kami sebagai pemerintah sudah menjadi kewajiban untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan membantu usaha perikanan di seluruh pelosok wilayah Kabupaten Asmat, termasuk Kampung Kaye Distrik Agats,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Asmat dalam mendukung program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu pilar ekonomi masyarakat.
Melalui pembangunan ini, pemerintah berharap terwujud berbagai kemajuan, antara lain tersedianya fasilitas penangkapan ikan yang memadai, sistem pengelolaan hasil tangkapan yang lebih modern, serta sarana pendukung lainnya yang mampu meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi nelayan.
Bupati juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut. Pemerintah Kabupaten Asmat, katanya, berkomitmen memastikan pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.
“Keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan, partisipasi aktif, dan rasa memiliki dari seluruh warga masyarakat Kampung Kaye,” tegasnya.
Selain itu, Bupati meminta pihak kontraktor agar memberdayakan tenaga kerja lokal guna memperlancar pelaksanaan proyek sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
“Jadikan proyek ini sebagai amanah yang harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Asmat,” pesannya.
Secara khusus, Bupati juga mengimbau masyarakat Kampung Kaye, Aswets, dan Syuru untuk bersama-sama menjaga dan merawat program jangka panjang tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.
“Program ini masyarakat yang kelola dan merawat. Hasilnya pun masyarakat yang menikmati. Pemerintah hanya mengawasi dan menjadi pelengkap,” pungkasnya.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi tonggak baru dalam penguatan ekonomi berbasis kelautan dan perikanan di Kabupaten Asmat, sekaligus mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
